- February 4, 2026
- Admin
Industri manufaktur berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi, namun juga menjadi penyumbang signifikan pencemaran, konsumsi energi, dan limbah. Karena itu, penerapan strategi mengurangi dampak lingkungan kini menjadi kebutuhan penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Strategi ini meliputi efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam proses produksi.
Dengan strategi mengurangi dampak lingkungan yang tepat, perusahaan dapat menekan emisi dan limbah sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Dorongan dari regulator, investor, dan konsumen yang semakin peduli terhadap keberlanjutan juga menuntut industri agar lebih proaktif, sekaligus membantu perusahaan memenuhi regulasi dan memperkuat citra sebagai organisasi yang bertanggung jawab.
Studi Kasus Pencemaran Lingkungan pada Industri Manufaktur
PT Rayon Utama Makmur (RUM) merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di industri serat rayon dan berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada tahun 2017–2018, PT RUM menjadi sorotan publik akibat dugaan pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar.
Masalah utama yang muncul adalah bau menyengat yang berasal dari proses produksi, serta dugaan pencemaran limbah cair dan gas. Bau tersebut menyebabkan ketidaknyamanan serius bagi warga, mulai dari mual, pusing, hingga gangguan pernapasan. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan perubahan kualitas air dan lingkungan sekitar pabrik.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ditemukan bahwa terdapat pelanggaran dalam pengelolaan limbah, khususnya terkait pengolahan emisi gas dan pengelolaan bahan kimia. Akibatnya, operasional pabrik sempat dihentikan sementara sampai perusahaan melakukan perbaikan sistem pengelolaan lingkungan.
Kasus PT RUM menjadi contoh nyata bahwa industri manufaktur yang tidak menerapkan pengelolaan lingkungan secara optimal dapat menimbulkan dampak sosial, kesehatan, dan reputasi yang besar. Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lingkungan serta penerapan sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan, seperti AMDAL dan ISO 14001.
Strategi Mengurangi Dampak Lingkungan untuk Industri Manufaktur
Berikut ini beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan industri manufaktur:
Efisiensi Energi dan Sumber Daya
Industri manufaktur dapat mengurangi dampak lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan energi, air, dan bahan baku. Penerapan mesin hemat energi, perawatan peralatan secara berkala, serta pengendalian konsumsi air membantu menurunkan emisi dan biaya operasional.Pengelolaan Limbah yang Bertanggung Jawab
Limbah padat, cair, dan B3 harus dikelola sesuai regulasi. Industri perlu memastikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berfungsi optimal, melakukan pemilahan limbah, serta mendorong daur ulang dan pengurangan limbah sejak sumbernya.Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan
Pemanfaatan teknologi bersih dan proses produksi rendah emisi membantu mengurangi pencemaran. Contohnya penggunaan bahan baku yang lebih aman, sistem filtrasi emisi, dan teknologi produksi yang menghasilkan limbah minimal.Peningkatan Kesadaran dan Kompetensi Karyawan
Pelatihan dan sosialisasi kepada karyawan mengenai praktik ramah lingkungan mendorong kepatuhan dan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan di area kerja dan proses produksi.Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Lingkungan
Pemantauan emisi, limbah, dan konsumsi energi secara rutin memungkinkan perusahaan melakukan perbaikan berkelanjutan dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
Penerapan strategi mengurangi dampak lingkungan dalam industri manufaktur tidak hanya membantu perusahaan memenuhi regulasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan citra bisnis di mata publik. Dengan pengelolaan limbah yang tepat, penggunaan energi yang lebih efisien, serta komitmen terhadap praktik ramah lingkungan, industri manufaktur dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Untuk mendukung implementasi strategi tersebut secara optimal dan terarah, Anda dapat mengandalkan layanan profesional dari tigasolusindo sebagai mitra solusi yang berpengalaman di bidang keberlanjutan dan sistem manajemen industri.
Baca juga: Peran ISO 14001 dalam Memenuhi Persyaratan AMDAL